Selasa, 24 Juni 2008

AGAR BATERAI HP TAHAN LAMA

APAKAH Anda pernah mengalami tidak biasa melakukan panggilan telepon karena kehabisan baterai? Rasanya seperti tersesat di belantara tak bertuan – tidak tahu harus melakukan apa. Pernyataan tersebut tidaklah dilebih-lebihkan. Meski fungsi utamanya memang melakukan dan menerima panggilan telepon, ada banyak fungsi lain yang diemban ponsel. Sekurang-kurangnya, ponsel digunakan untuk menyimpan daftar kontak.
Bagi pengguna telepon cerdas(smartphone), fungsinya lebih beragam lagi. Selain daftar kontak, ponsel juga dimanfaatkan untuk menyimpan berbagai data penting, berkas pekerjaan, bacaan, hingga klip musik dan video. Bayangkan, betapa repot dan sepinya bila ponsel tidak berfungsi.
Tak heran jika daya tahan baterai menjadi salah satu faktor yang penting untuk dipertimbangkan saat memilih ponsel. Daya tahan antara lain dapat dilihat dari kapasitas baterai—diukur dengan mAh. Semakin besar kapasitas maka semakin tahan lama baterai tersebut.
Selain itu, ada beberapa tips yang dapat dimanfaatkan untuk memperpanjang “nafas” baterai ponsel. Mematikan ponsel saat tidak digunakan adalah cara yang paling mudah dan efektif. Tentu saja tips ini tidak berlaku jika Anda harus stand by, menanti panggilan sewaktu-waktu. Namun, Anda dapat memanfaatkan tips ini jika sedang berada di tempat yang kualitas sinyalnya jelek—dimana ponsel harus bekerja keras mencari sinyal sehingga lebih boros baterai. Matikan saja ponsel untuk sementara waktu, karena kalaupun Anda menerima panggilan telepon biasanya terputus-putus.
Menggunakan nada dering alih-alih nada getar adalah hal lain yang bisa dilakukan. Nada getar mengonsumsi lebih banyak daya ketimbang nada dering. Jika Anda tidak ingin orang lain terganggu, Anda dapat mengatur volume suara nada dering pada tingkat terendah yang masih dapat terdengar.
Matikan juga fungsi-fungsi lain yang tidak Anda butuhkan, seperti inframerah, Bluetooth, dan wifi. Semua fungsi tersebut memakan daya baterai jika diaktifkan. Anda juga dapat menghemat daya baterai dengan mematikan backlight. Tentu saja hal ini hanya dapat dilakukan pada siang hari atau di tempat yang memiliki penerangan cukup, karena jika tidak, Ana tidak dapat melihaat tampilan layer.
Hal terakhir yang dapat Anda lakukan adalah melakukan percakapan telepon seefisien mungkin. Ponsel tidak dirancang untuk bercakap-cakap dalam waktu lama karena hal itu dengan cepat menguras daya baterai. (Klasika - Kompas)

TIPS MENCEGAH VIRUS MENYERANG KOMPUTER

Sebaik apapun antivirus yang kita gunakan + Update terbaru pun tidak menjamin komputer bebas dari virus, karena virus selalu berkembang dan update anti virus [sebagian besar] hanya mengikuti perkembangan virus itu sendiri ( jadi ketika virus sudah menyebar, kemungkinan anti virus bisa mendeteksi baru beberapa hari kemudian ). Tetapi Komputer tanpa anti virus jauh lebih rentan untuk terkena virus

Bagi sebagian besar pengguna, mungkin artikel ini sudah biasa dan bukan barang yang baru lagi, tetapi bagi pengguna biasa / awam mungkin dapat bermanfaat untuk mencegah virus masuk / menular ke PC kita. Mengingat perkembangan virus dalam negeri yang begitu pesat. Hal ini mungkin karena banyaknya [adanya] source code yang menjelaskan cara pembuatan virus yang dipublikasikan secara umum, yang mungkin maksudnya sekedar tukar informasi saja, tetapi diluar itu kemungkinan banyak yang mengembangkan sendiri untuk membuat virus dan memancing programmer untuk mencoba-coba.

Beberapa hal yang perlu di persiapkan untuk mencegah virus masuk/menular ke komputer kita adalah:
Gunakan antivirus yang senantiasa di update, paling tidak seminggu sekali, jika online maka aktifkan auto update pada antivirusNon aktifkan fasilitas autorun pada komputer kita, sehingga CD-ROM maupun flashdisk yang kita masukkan ke komputer tidak langsung menjalankan file yang ada di dalamnya. Bagi yang belum tahu, bisa dilihat caranya disiniTampilkan semua ekstensi file windows, termasuk file system windows. Caranya : Di windows explorer buka menu Tools > Folder Options… kemudian pilih tab view Kemudian pilih (aktifkan) opsi “show hidden files and folder”, hilangkan check pada pilihan “Hide extensions for known file types” juga hilangkan tanda check pada “Hide protected operating system files (Recommended)”.Periksa setiap flashdisk yang dimasukkan apakah ada file autorun.inf, jika ada coba dilihat isinya, jika mengacu ke sebuah file .exe, .dll atau .scr yang aneh / hidden, segera hapus file-nya atau scan dengan antivirusIni yang mungkin sangat penting : Jika komputer digunakan oleh banyak orang, minta agar pengguna berhati-hati sebelum menjalankan sebuah file, jangan hanya melihat icon-nya, tapi melihat ekstensinya. Misalnya file itu dengan icon ms word, excel, gambar, mp3 dsb tetapi kok berekstensi .exe, .scr, .vbs, .bat atau tidak sesuai dengan iconnya, harap diwaspadaiGunakan tools / program seperti autoruns untuk melihat file/program apa saja yang berjalan ketika windows diaktifkan. Jika ada program yang aneh segera tanyakan kepada orang yang lebih tahu. Tentang autoruns bisa dilihat disini

Semoga artikel ini bermanfaat, jika ada tambahan/masukan tips silahkan, diharapkan akan menambah keamanan dalam menggunakan komputer. (www.ebsoft.web.id)
TIPS EFEKTIF DAN EFISIEN MENGGUNAKAN ANTIVIRUS


Mungkin sebagian besar pengguna antivirus, setelah menginstallnya kemudian dibiarkan begitu saja atau hanya mengupdate dan tidak pernah menghiraukan pengaturan lainnya. Jika seperti itu bisa saja antivirus sangat memperberat kinerja komputer dan proses scanning sangat lambat.
Pengaturan standard bukan berarti yang terbaik, bahkan sering kerja komputer sangat lambat atau proses scanning komputer menjadi sangat lambat. Bagaimana agar penggunaan antivirus efektif dan efisien ? Berikut beberapa tips yang bisa kita lakukan :
Untuk Pengguna OfflineJika komputer kita tidak tersambung ke internet atau jarang sekali koneksi ke Internet, maka ada beberapa hal yang bisa di efektifkan :Matikan fasilitas Auto Update, update dilakukan manual, dengan download virus database atau ketika konek ke Internet saja.Jika ada fasilitas Anti Spyware atau Email Scanner, atau fasilitas lain yang berhubungan dengan koneksi Internet, matikan saja untuk mengurangi pemakaian Memori dan CPU. Jika komputer kadang terkoneksi ke Internet, scan spyware dapat dilakukan secara manual, setiap beberapa hari atau seminggu sekali.Download virus definition (update) maksimal sekitar satu minggu sekali. Meskipun tidak ada batasan tertentu, tetapi lebih sering lebih baik.
Untuk Pengguna OnlineJika komputer selalu atau sering online, maka beberapa hal yang bisa diefektifkan adalah :Aktifkan Auto Update, sehari sekali sudah cukup, lebih sering lebih baik.Jika ada fasilitas email scanner atau anti spyware, lebih baik diaktifkan, kecuali menggunakan program anti spyware lainnya.
Proses Scan VirusProses scan virus di komputer bisa memerlukan waktu cukup lama, bahkan sampai berjam-jam jika file kita sangat banyak. Agar efektif dan efisien, bisa diatur hal-hal berikut :Non aktifkan (disabled) scan Archive (file yang dikompress, seperti zip,rar,cab dan sebagainya), kecuali punya banyak waktu untuk menscan virus. Karena jika ini diaktifkan proses scan bisa sangat lama. Selain itu jika ada virus didalam zip/archive maka tidak berbahaya asal file didalamnya tidak dijalankan.Hindari setting untuk langsung menghapus/heal/remove file yang dianggap sebagai virus, lebih baik pilih Karantina (Move to Quarantine) atau rename. Kecuali sudah yakin bahwa file itu memang virus, bukan dokumen atau program yang terinfeksi virus.Jika ada pilihan scan file-file tertentu/pilihan (smart extensions) dan semua file, maka lebih baik dipilih smart extensions, scan akan jauh lebih cepat.Di bagian Scheduler Scan (Scan otomatis setiap waktu tertentu), pastikan diatur di saat-saat komputer jarang terpakai atau di matikan (non aktifkan/disabled) saja dan scan di lakukan secara manual. Karena kadang kita tidak tahu bahwa antivirus sedang melakukan scan yang bisa memakan waktu sangat lama, sehingga kerja komputer menjadi sangat lambat.Jika sedang melakukan proses scan, sebaiknya tidak menjalankan program lain, apalagi yang berat. Juga pastikan untuk mematikan screensaver jika komputer ditinggal pergi.
Optimaliasasi UmumPeriksa Virus Vault (karantina Virus). Jika sudah terlalu banyak isinya, hapus yang benar-benar virus atau file yang sudah tidak terpakai lagi. Jika banyak file yang berukuran sama, kemungkinan itu virus, jadi dihapus saja atau tinggalkan satu saja.Aktifkan fasilitas Report, dan simpan report-nya di folder yang mudah dicari.Selalu aktifkan Resident Shield/Guard, karena ini yang selalu memonitor file-file setiap saat.Jika tidak penting sekali, hindari pemakaian 2 antivirus atau lebih secara bersamaan.
Jika anda mempunyai tips pemakaian antivirus yang lain, silahkan ditambahkan, untuk melengkapi artikel ini. Semoga bermanfaat (ebsoft.web.id)